Tertatih dalam Diam
Tidak
ada yang lebih menyenangkan selain memandangmu lekat-lekat. Dalam diam dari kejauhan. Iya, aku dan kamu sama-sama pengecut untuk
mengakui sebuah rasa. Hingga masing-masing
dari kita hanya diam, menunggu. Hingga
tertatih, untuk pada akhirnya
melepaskan. Menyerah. Sia-sia.
Purwokerto,
September 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tinggalkan jejak, agar aku dapat selalu mengingatmu.