Rindu Berkata
Malam
memapahkan rindu dalam peraduan.
Di semak
belukar langit rindu berserakan.
Hatiku dan
hatimu pun tak luput.
Kita seperti
dua buah garis lurus. Berdiri beriringan namun tak akan pernah bisa dipertemukan.
Hingga kita
memupuk rindu yang kian menggunung.
Pada detak
jarum jam, pada syair yang tak mempunyai nada, pada wangi dupa kita bercerita.
Tentang rindu pertemuan, yang paling sunyi.
Purwokerto, Oktober 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tinggalkan jejak, agar aku dapat selalu mengingatmu.