Rabu, 09 Oktober 2013

Fragmen Hati


FRAGMEN  HATI

Malamku mencekam, angin mempererat pelukannya padaku. Menggelitik tajam di setiap jengkal tubuhku. Aku mengingatmu dalam rasa sakit karena dingin malam itu. Rasa hangat perlahan menyelimuti saat bayangmu melintas dalam benakku dan aku coba peluk erat. Terkadang pelukmu terlepas, dengan tertatih aku coba membawamu kembali dalam pelukku. Tetes demi tetes air mata mengalir di ujung pelupuk mataku, tidak ku pedulikan malam yang dengan sadis memperhatikanku dan terbahak. Aku tersedak rindu dan ditamparlah aku oleh kenyataan bahwa kamu tidak akan pernah mencintaiku. Demi kamu yang berulang kali mengabaikanku, mengacuhkanku, membanting keras hatiku hingga terbelah menjadi serpihan kecil, aku akan berusaha memungut kembali serpihan itu dan akan aku beri utuh, untukmu.

Purwokerto, September 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan jejak, agar aku dapat selalu mengingatmu.