Masokis Rindu
Nikmati saja
menelan pahitnya rindu! Yang tak kunjung usai. Yang tak pernah terpuaskan. Yang
membuatmu selalu hujan.
Nikmati saja
rindu bersama kelamnya malam! Bersama puisi-puisi hati tak bernyawa. Bersama
nada parau biola yang mencekam. Bersama pagutan angin yang sering kali
membuatmu merinding.
Nikmati saja
rindu yang paling sepi! Paling ingin membuatmu mati. Membuatmu menjerit.
Meronta.
Tetap. Rindumu
selalu saja; menyakitkan.
Purwokerto, Oktober 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tinggalkan jejak, agar aku dapat selalu mengingatmu.