Rabu, 09 Oktober 2013

Dikejar Waktu


Dikejar Waktu

Kamu terengah-engah saat waktu berusaha menghimpitmu. Berlarilah kamu dalam harap, agar waktu berhenti sejenak. Kamu tidak sadar bahwa dunia selalu berevolusi. Jika tidak, hancurlah dunia ini dalam hitungan detik.
Peluh ikut menetes seiring kencangnya kamu berlari. Menyadari kesalahan saat waktu telah murka untuk setiap kesempatan yang kamu buang sia-sia. Kamu masih terlalu egois untuk mengaku kalah.
 "Berlarilah terus kau orang tamak!" waktu menertawaimu.
Kamu terus berlari, tidak memperdulikan apapun. Hingga akhirnya kamu tersandung bebatuan, terhuyung, dan jatuh.
Pada saat itu barulah kamu mengakui,
"Aku kalah" katamu
Dan waktu berhenti mengejarmu. Ia telah melakukan tugasnya. Kembalilah ia berjalan dengan semestinya seiring dengan tangismu yang pecah untuk menyesali yang telah terjadi.

Purwokerto, September 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan jejak, agar aku dapat selalu mengingatmu.