Semesta berbicara;
Teruntuk
AZ
Kali ini
semesta menunjukkan ajaibnya. Semesta mempertemukan aku dan kamu. Di jalanan
lengang siang itu. Dengan bibir yang menyunggingkan senyummu melintas di depan
wajahku. Itu bukan hanya sekedar bahagia. Bagaimana bisa, berputar-putar aku
berusaha menghindarimu. Justru kamulah yang sering aku lihat. Bukan hanya
sekali ini saja, namun pada saat-saat sebelumnya. Bagaimana bisa, senyum penuh
rahasia itu tak henti-hentinya berputar dengan indahnya di dalam setiap inci
memoriku? Bagaimana caranya agar aku dapat menguak senyum itu?
Aku tak
memperhatikanmu secara keseluruhan. Aku hanya ingat wangi tubuhmu yang masih
menempel di ingatanku. Juga senyummu yang dulu tak pernah luput dari
perhatianku.
Tentu saja,
aku ingat itu semua. Kamu pernah membuat aku bahagia. Bahkan teramat bahagia.
Kamu pernah membawaku menikmati indahnya surga dunia. Kamu pernah menjadi yang
paling pertama aku ingat disetiap pagiku. Tentu saja, semua tentang kamu.
Baiklah.
Marilah memijak bumi. Ini berakhir. Tidak ada cerita sendu. Tutup rapat-rapat
galian kenangan itu. Mari beranjak. Tinggalkan semua rahasia tentangmu.
Purwokerto,
Oktober 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tinggalkan jejak, agar aku dapat selalu mengingatmu.