Senin, 02 Desember 2013

Mencintaimu Tanpa Jeda


Mencintaimu Tanpa Jeda;
@numfdh dan Arvian Yudhistira; Tuhan bersama setiap langkah kalian.


Siapa yang menyangka jadi seperti ini, Sayang? Dari pemberian kecilmu pagi itu. Bagiku itu berharga, entah mengapa. Kita telah mengarungi waktu, membuka pribadi aku dan kamu untuk saling menerima apapun kekurangannya. Kamu menerimaku sebagaimana aku. Begitu pula aku menerimamu sebagaimana drimu. Ada rasa bahagia yang tak tergambarkan saat melihatmu melintas di depanku dengan senyummu itu. Ada pula tangis yang meledak saat cemburu mengusik hati. Sayang, jika boleh aku berkata jujur. Aku teramat takut kehilanganmu, aku ingin memelukmu tanpa aku lepas lagi. Sungguh, dirimu teramat berarti. Aku pernah dicampakkan oleh masa laluku—kau tahu sendiri. Dan dengan jalannya, dengan alur yang telah Tuhan berikan kepadaku. Ada kamu yang berhasil membalut semua lukaku. Memberinya penawar yang paling ampuh mengusir rasa kecewaku. Sayang, aku ingin terus bersamamu, mengenggam erat tanganmu dan menikmati senja yang tak pernah kelam. Aku ingin bersamamu menyusuri pantai, bermain dengan ombak yang menggelitik kakiku dan kakimu.

Tertawa puas,


tanpa pernah takut kehilanganmu lagi.




Purwokerto, Desember 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan jejak, agar aku dapat selalu mengingatmu.