Minggu, 13 Oktober 2013

Ketika Pedih Menyapa


KETIKA PEDIH MENYAPA

Menyayat. Merintih dalam sesak. Gelap. Aku tercenung diantara beribu teriakan hati. Menerkam. Kering kerontang sudah air mataku. Berdiri di antara yang tidak aku tahu. Dirimu adalah rahasia di antara rahasia. Mengerti sudah kini aku. Setetes nila diatas susu. Kenangan sudahlah kenangan. Hapus memori. Tersenyum. Melenggang pergi.

Purwokerto, September 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan jejak, agar aku dapat selalu mengingatmu.