KEPADA IA YANG CEMBURU
Pernah aku dan kamu
coba setitik rasa manis saat bahagia mengarungi kita. Mecipta indah yang tiada
tara. Dikelilingi sempurna tanpa batas. Bumi pun merajuk melihat kita tertawa,
bahagia. Di antara langit yang menangis, masih saja kita menari. Awan memaki,
menimbulkan gelap dan kita tetap berdua. Aku terhenyak, tersadar dari
lamunan...
Purwokerto,
September 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tinggalkan jejak, agar aku dapat selalu mengingatmu.