Rabu, 30 Oktober 2013

Selamat Ulang Tahun


Selamat Ulang Tahun;
hujan, kenangan, mimpi
                                                                                                                                   

Hujan ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya,
pada hari ulang tahunmu

Sama pula seperti tahun-tahun sebelumnya,
Ada aku yang belum mampu menyentuh dalamnya hatimu yang sedalam samudra berbatas mimpi semu.

Ini aku, yang hanya bisa mencipta puisi sendu.

Yang hanya bisa menunggu tengah malam untuk mengucap



“SELAMAT ULANG TAHUN”


Purwokerto, 29 Oktober 2013

Puisi Mati


Puisi Mati

Berapa ribuaan kata demi kata kususun demi sebuah puisi pengungkapan rasa hati yang berulang kali telah kau sakiti? Berapa banyak puisi tak bernyawa telah aku cipta? Semua mati.
Berapa banyak tetes tinta yang aku hapus berulang-ulang diatas kertas putih yang aku berikan padamu?

Semua tentang kamu. Kamu, hanya itu.

Masih dengan tidak kemengertianku atau kebodohanku. Masih saja aku mengharapkanmu, mengharapkanmu untuk menuntunku kembali setelah sekian kali kau jatuhkan. Lebam.
Coba sesekali rasakan bagaimana menjadi aku. Menjadi sosok pencinta, sosok pengharap, penyabar dan tentu saja pemaaf. Mungkin kamu tahu, berulang kali aku menelan air mata yang tidak ingin aku tumpahkan karenamu. Tahu bagaimana rasanya? Pahit. Aku jawab sekali lagi. P A H I T.
Tolong, sekali ini saja. Mengerti. Aku telah menunggumu begitu lama. Menunggumu dalam antrean yang sepertinya tak pernah habis. Tolong, hargai jika kau tidak bisa mengerti. Hargai, itu sudah lebih dari sekedar cukup.

Purwokerto, Oktober 2013

Sabtu, 26 Oktober 2013

Jarak Perbedaan


Jarak Perbedaan


Bagaimana mengucap cinta sementara cinta tidak tercipta di atas perbedaan kepercayaan? Ini tentang aku yang sangat ingin memelukmu mesra tanpa berbatas perbedaan. Ini tentang aku yang memendam perasaan bertahun-tahun lamanya. Karena apa? Karena aku pikir menyatukan rasa aku dan kamu adalah tidak mungkin. Kita bertentangan, kamu tahu itu.

Tidak ada yang bisa aku lakukan.

Sampaikan kepada penciptamu, apakah doaku terdengar olehNya? Sampaikan kepadaNya, disini aku dengan sujud dalam tangis hanya memintamu agar tetap ada disampingku. Sampaikan pula, semoga Ia melihat seberapa besar pengorbananku dalam setiap bulir air mata yang turun tanpa ampun. Hanya untuk memintamu ada.

Sampaikan kepada penciptamu “haruskah cinta ada di antara perbedaan?”
Tolong sampaikan, ku tunggu jawabanNya.


Purwokerto, Oktober 2013

Jumat, 25 Oktober 2013

Semesta Berbicara


Semesta berbicara;
Teruntuk AZ


Kali ini semesta menunjukkan ajaibnya. Semesta mempertemukan aku dan kamu. Di jalanan lengang siang itu. Dengan bibir yang menyunggingkan senyummu melintas di depan wajahku. Itu bukan hanya sekedar bahagia. Bagaimana bisa, berputar-putar aku berusaha menghindarimu. Justru kamulah yang sering aku lihat. Bukan hanya sekali ini saja, namun pada saat-saat sebelumnya. Bagaimana bisa, senyum penuh rahasia itu tak henti-hentinya berputar dengan indahnya di dalam setiap inci memoriku? Bagaimana caranya agar aku dapat menguak senyum itu?

Aku tak memperhatikanmu secara keseluruhan. Aku hanya ingat wangi tubuhmu yang masih menempel di ingatanku. Juga senyummu yang dulu tak pernah luput dari perhatianku.

Tentu saja, aku ingat itu semua. Kamu pernah membuat aku bahagia. Bahkan teramat bahagia. Kamu pernah membawaku menikmati indahnya surga dunia. Kamu pernah menjadi yang paling pertama aku ingat disetiap pagiku. Tentu saja, semua tentang kamu.

Baiklah. Marilah memijak bumi. Ini berakhir. Tidak ada cerita sendu. Tutup rapat-rapat galian kenangan itu. Mari beranjak. Tinggalkan semua rahasia tentangmu.


Purwokerto, Oktober 2013

Ini Adalah Aku


Ini adalah Aku


Ini adalah aku, berada di dalam tubuh si perindu. Yang setiap diamnya bagaikan samudra yang beku. Yang didalam setiap senyumnya terdapat jutaan tangis membanjiri hati rapuhnya. Aku pernah melihatnya menangis dibawah cahaya rembulan malam itu. Malam terakhir ia menangis.

Pernah ada yang meraba lukanya. Digenggamnya terlalu erat hingga hancur. Berserakan. Terbang. Hilang.

Siapa?

Masa lalu.


Purwokerto, Oktober 2013