Bukan Siapa-Siapa
Bagaimana agar
aku mampu berhenti merindukanmu? Padahal aku tidak ingin jatuh cinta lagi
dengan seseorang selain kamu.
Kita seperti
dua orang yang ingin bertemu namun rasa malu menjadi penghalang aku dan kamu.
Kita sama-sama ragu untuk saling menyapa, bersemuka, atau bahkan mengajak
bicara. Aku manusia yang tahu diri, aku bukanlah bidadari; tidak cantik. Begitu
kata orang. Sehingga aku tidak bisa menggapai cita-cita hatiku untuk
memilikimu, seutuhnya. Karena kamu, seorang sepertimu tidak mungkin jatuh hati
kepadaku. Yang aku mampu hanyalah memendam perasaan, menggali lubang sendiri,
dan menguburnya rapat-rapat. Bukan, bukan karena aku tidak cinta. Namun karena
aku sadar, aku bukan siapa-siapa.
Aku orang
dungu, kalau kamu tahu. Aku tidak tahu bagaimana membisikkan kata cinta yang
telah lama ada. Aku berjuang, tapi segera kusudahi. Berjuang untuk apa?
Aku hanya
tahu; kamu mencintai orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tinggalkan jejak, agar aku dapat selalu mengingatmu.